Tuesday, July 21, 2015

20-7-2015

Malam ini cantik sekali
Seperti kamu yang disana

Kota ini indah sekali
Seperti senyum mu yang tipis

Semerawutnya siang tadi
Hilang segera malam ini

Seperti rasaku, hilang sudah semuanya
Berteman bekas luka dan pemantik, aku tempuh waktu yang terus menyiksa

Di ujung malam ini, aku terenyuh
Mengapa bobrok ini tidak lekas pulih?
Kenapa tetesan hujan masih membasahi ubun ubunku ditengah mimpiku?

Keramahan mereka membuatku nyaman, bahkan ini baru yang kedua kalinya aku membaurinya

Sudah larut, angin masih sempatnya bercanda
Angin masih sempat hempas rambutku yang kaku

Ujung atap pun terlihat indah, seperti matamu saat terpejam disaat aku memperhatikan

Puisi ini bukan puisi rindu, tetapi caraku melepaskanmu

Kubuat ini untuk menunjukkannya
Menunjukkan bahwa aku bahagia
Rumahku disini 
Bersama senyum manis yang selalu mereka lemparkan ke orang orang yang bahkan tak mereka kenal

Nyamanku disini, tidak sedetikpun kulewatkan untuk menggerutu

Aku disini
Untuk mengatakan
Aku senang tanpamu

No comments:

Post a Comment