yang membuatku menghela nafas lebih panjang lagi
kutunggu sang biru untuk berhenti dari isakannya
tiba tiba terbesit senyum manismu
yang membuat kopi ku hambar seketika
ingin sekali kubuat kenangan yang tak terlupakan tentang kita
hingga suatu saat nanti
masih ada yang tertinggal untuk diingat
rintik rintik masih menemaniku hingga saat ini
suaranya yang kasar membentur seng
menyadarkanku dari lamunan
yang menyadarkanku pula
bahwa dirimu tidak akan bisa ada di pelukan
kepadamu wanita mimpiku
jangan kau hancurkan pijakanku
sudah inginku untuk bersamamu
karena kamu adalah hal terindah yang pernah datang padaku
20/4/16 saat tetesan hujan mulai berteriak