Saturday, March 8, 2014

ceritanya bikin puisi

entah, rasanya asing mendengar kata sayang 
yang biasanya terasa manis, kini layaknya takpernah dirasa 
muak aku dengan cinta 
muak dengan cinta yang takpernah berpihak padaku 
berteman candaan aku lewati hari hari, tapi mengapa ada yang berbeda?

kemana sayangku? 
untuk apa berucap sayang jika hanya ingin main main? 
aku menyerah pada cinta karena ia menyerah denganku

mencintai tanpa lelah itu melelahkan 
ironi bukan? 
terimakasih telah memilihku 
lalu memilih dia dan yang lainnya 
aku bukan satu satunya 

aku sempat mencintaimu dengan terlalu, seperti hujan bulan desember 
aku lupa rasanya tenang didalam dekap dua tanganmu 
lelah yang kubawa seharian, hilang dengan satu senyum. iya, milikmu itu

lelah aku dengan semuanya 
lelah aku dengan semuanya 
lelah aku dengan semuanya 

 HAHA bosen nih, ps: cuma iseng